![]() |
Antonius Wahyu, salah satu orangtua peserta, menyampaikan apresiasi mendalam
terhadap panitia Komuni Pertama Sie Bina Iman. Ia menekankan bahwa pembinaan
iman anak adalah bidang yang sangat penting dan harus mendapat perhatian serius
dalam kehidupan menggereja.
“Pembinaan iman anak-anak harus sistematis dan berkelanjutan. Kita perlu
model yang cocok dari segi biaya, acara, dan pelaksanaannya. Dewan Paroki harus
terlibat agar tidak terjadi kesenjangan,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa
pembinaan tidak boleh berhenti pada masa menjelang Komuni Pertama, tetapi harus
mencakup seluruh pengalaman hidup dalam keluarga yang berpuncak pada kedewasaan
Kristiani.
Retret selama dua hari satu malam ini ditutup dengan Perayaan Ekaristi Kudus
yang dipimpin oleh Pastor Alfonsus Sutarno. Dalam homilinya, Pastor Tarno
menyampaikan pesan mendalam: “Dalam pembinaan iman, orangtua harus berkorban
demi tumbuh kembang iman anak-anak. Ungkapkan kasih sayang dengan kesucian,
cinta, dan pengorbanan.”
Pesan ini bukan sekadar retorika. Ia adalah panggilan konkret bagi setiap
orangtua untuk menjadi teladan iman, bukan hanya dalam kata, tetapi dalam
tindakan nyata.
Ketua Panitia Komuni Pertama, Petrus Roi Mukin, menyampaikan terima kasih
atas partisipasi para orangtua, donatur, dan semua pihak yang terlibat. Ia
berharap penerimaan Komuni Pertama yang direncanakan pada 10 Juni 2012 dapat
berjalan lancar dan penuh makna.
Retret ini menjadi bukti bahwa kerasulan awam bukan hanya tentang pelayanan
liturgis, tetapi juga tentang keterlibatan aktif dalam membina iman generasi
muda. Gereja yang hidup adalah Gereja yang membentuk, mendampingi, dan
menumbuhkan.
Sebagai seorang advokat dan aktivis kerasulan awam, saya percaya bahwa
pembinaan iman anak adalah investasi jangka panjang bagi Gereja dan masyarakat.
Anak-anak yang dibina dengan kasih dan keteladanan akan tumbuh menjadi pribadi
yang mencintai iman dan siap menjadi saksi Kristus di tengah dunia.
Kita tidak bisa menyerahkan tanggung jawab ini kepada sekolah atau gereja
semata. Keluarga adalah Gereja mini, tempat pertama dan utama di mana anak
belajar mencintai Tuhan. Maka, mari kita terus mewartakan kasih dan cinta Allah
melalui anak-anak kita—generasi penerus Gereja yang hidup dan penuh harapan.
#komunipertama #retretanakkatolik #kerasulanawam #imananak #binaiman #stpaulusdepok #gerejamini #cintaallahuntukdunia #pendidikaniman #keluargakatolik #shdariusleka #reels #foryou #fyp #jangkauanluas @semuaorang

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Berbicara adalah hak asasi manusia dari setiap individu, tetapi gunakan hak itu sesuai dengan peraturan yang berlaku serta budaya lokal yang membangun. Salam kasih. Admin