Rabu, 02 Maret 2011

Jejak Gembala di Tanah Depok; Perpisahan Romo Gunadi, OFM dan Warisan Kerasulan Awam

Oleh: Darius Leka, S.H., M.H. – Advokat, Aktivis Rasul Awam Gereja Katolik sekaligus Koordinator KOMSOS Santo Paulus Depok, periode 2010-2013

KOTA DEPOK
- Minggu pagi, 19 Desember, halaman Gereja St. Paulus Depok dipenuhi umat yang datang bukan hanya untuk merayakan Ekaristi, tetapi juga untuk mengantar kepergian seorang gembala yang telah menorehkan jejak kasih dan pelayanan selama lebih dari satu dekade. Pastor Markus Gunadi, OFM—yang akrab disapa Romo Gun—resmi menyerahkan tongkat estafet pelayanan kepada Pastor Tauchen Hotlan Girsang, OFM, dalam misa yang dipimpin langsung oleh Mgr. Michael Cosmas Angkur, OFM.

Sejak tahun 2007, Romo Gunadi telah menggembalakan umat Paroki St. Paulus Depok dengan semangat Fransiskan yang sederhana namun penuh daya. Kini, ia menerima tugas baru di Atambua, Nusa Tenggara Timur—sebuah wilayah yang menantang namun sarat potensi kerasulan. Dalam sambutannya yang penuh haru, Romo Gun mengungkapkan, “Saya banyak belajar dari umat Paroki St. Paulus Depok. Di tempat yang baru, saya pun akan terus belajar melayani umat secara lebih baik.”

Sebagai seorang aktivis kerasulan awam, saya menyaksikan langsung bagaimana Romo Gunadi bukan hanya seorang imam, tetapi juga seorang pembina, sahabat, dan penggerak. Ia hadir dalam dinamika umat, dari altar hingga lorong-lorong kampung, dari ruang rapat Dewan Pastoral hingga panggung-panggung seni kaum muda.

Misa hari itu menjadi momentum penting: serah terima jabatan pastor paroki dari Romo Gunadi kepada Romo Tauchen, serta pelantikan Dewan Pastoral Paroki (DPP) dan Dewan Keuangan Paroki (DKP) periode 2011–2013. Mgr. Angkur menegaskan bahwa pelayanan Gereja adalah karya bersama, bukan milik satu pribadi. “Imam boleh berganti, tetapi semangat pelayanan harus terus menyala,” ujarnya.

Pelantikan DPP dan DKP bukan sekadar formalitas administratif, melainkan penegasan bahwa kerasulan awam adalah jantung dari kehidupan Gereja. Dalam konteks sosial, ekonomi, dan hukum, umat awam dipanggil untuk menjadi saksi Kristus di tengah masyarakat—sebuah panggilan yang semakin relevan di tengah tantangan zaman.

Usai misa, halaman gereja berubah menjadi ruang perjumpaan yang hangat. Musik dari kaum muda, tawa anak-anak, dan pelukan perpisahan menjadi saksi cinta umat kepada gembalanya. Hadir pula para tokoh masyarakat, dari Kapolres hingga pejabat pemerintah, menandakan bahwa Gereja St. Paulus Depok telah menjadi mitra strategis dalam membangun masyarakat yang adil dan bermartabat.

Romo Gunadi tidak hanya meninggalkan bangunan fisik, tetapi warisan spiritual yang hidup: semangat pelayanan, keterbukaan dialog, dan keberpihakan pada kaum kecil. Ia telah menanam benih kerasulan awam yang kini tumbuh dalam berbagai bidang—pendampingan hukum, koperasi umat, pelayanan sosial, dan pendidikan karakter.

Kepergian Romo Gunadi bukanlah akhir, melainkan kelanjutan dari misi pewartaan kasih Allah. Di Atambua, ia akan menghadapi tantangan baru: kemiskinan struktural, keterbatasan akses pendidikan, dan pluralitas budaya. Namun, dengan semangat yang sama, ia akan terus mewartakan Injil melalui tindakan nyata.

Sebagai umat dan bagian dari kerasulan awam, kita diajak untuk melanjutkan warisan ini. Gereja bukan hanya tempat ibadah, tetapi komunitas yang bergerak, menyentuh, dan mengubah. Mari kita jadikan setiap lingkungan, keluarga, dan profesi sebagai ladang kerasulan yang subur.

*) Keterangan fotoPater Markus Gunadi, OFM—yang akrab disapa Romo Gun—resmi menyerahkan tongkat estafet pelayanan kepada Pater Tauchen Hotlan Girsang, OFM, dalam misa yang dipimpin langsung oleh Uskup Bogor Mgr. Michael Cosmas Angkur, OFM, pada 19 Desember 2010


#romogunadi #kerasulanawam #gerejabergerak #stpaulusdepok #pelayanantanpabatas #imanyanghidup #misiketimor #gembalayangsetia #mewartakankasihallah #katolikaktif

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berbicara adalah hak asasi manusia dari setiap individu, tetapi gunakan hak itu sesuai dengan peraturan yang berlaku serta budaya lokal yang membangun. Salam kasih. Admin