Di tengah suasana kekeluargaan, para ibu dari KUB A, B, dan
C berkumpul bersama pengurus WKRI Cabang Santo Paulus Depok. Hadir pula
tokoh-tokoh wilayah seperti Ketua Wilayah St. Stephanus, Tommy Hendrastomo,
serta para ketua KUB. Dalam proses pemilihan yang demokratis dan penuh
semangat, Christin Ningsih terpilih sebagai Ketua Ranting, didampingi oleh Ibu
Imelda Man Nggao sebagai Wakil Ketua.
“WKRI Ranting Wilayah St. Stephanus akan berkomitmen
mendukung program-program Paroki. Kami ingin menjadi komunitas yang solid dan
berdampak,” ujar Christin dalam sambutannya. Sosok yang pernah mencalonkan diri
sebagai anggota legislatif ini menegaskan pentingnya optimalisasi organisasi
sebagai sarana pelayanan dan pemberdayaan.
Ketua WKRI Cabang, Fransiska S. Johny, menyambut hangat
terbentuknya ranting baru ini. Ia menekankan bahwa momen ini bukan sekadar
administratif, melainkan simbol kebangkitan perempuan Katolik dalam semangat
Kartini. “Ini adalah bentuk nyata dari perjuangan perempuan dalam membangun
bangsa melalui Gereja,” ungkapnya.
Elisabeth Setyaningsih, pengurus cabang sekaligus Ketua
Forum Masyarakat Katolik RI Kota Depok, menambahkan bahwa identitas Katolik
bukanlah batas, melainkan jembatan. “Perempuan Katolik harus hadir di tengah
masyarakat, menjadi terang dan garam, bukan hanya di altar, tetapi juga di
pasar, sekolah, dan ruang publik,” tegasnya.
WKRI bukan sekadar organisasi rohani. Ia adalah wadah
kerasulan awam yang menyentuh ranah sosial, ekonomi, hukum, dan kemasyarakatan.
Di tengah tantangan zaman—ketimpangan sosial, kekerasan terhadap perempuan, dan
krisis nilai—WKRI hadir sebagai lilin-lilin kecil yang menerangi.
Kehadiran ranting di Wilayah Santo Stephanus adalah bukti
bahwa Gereja Katolik tidak tinggal diam. Melalui para ibu yang bersatu dalam
iman dan cinta kasih, Gereja menjangkau mereka yang terpinggirkan, memperjuangkan
keadilan, dan menanamkan harapan.
Sebagai seorang aktivis kerasulan awam, saya percaya bahwa
pewartaan Injil tidak hanya dilakukan lewat mimbar, tetapi juga lewat tindakan
nyata. WKRI adalah wajah Gereja yang hadir di tengah dunia, menjawab panggilan
Konsili Vatikan II agar umat awam menjadi garam dan terang dunia.
Pembentukan ranting ini bukan akhir, melainkan awal dari
perjalanan panjang. Sebuah panggilan untuk terus bergerak, melayani, dan
mencintai. Karena pada akhirnya, seperti kata Paus Fransiskus, “Gereja harus
menjadi rumah yang terbuka bagi semua.”
Proficiat untuk WKRI Ranting Wilayah Santo Stephanus.
Teruslah menjadi saksi kasih Allah di tengah dunia yang haus akan keadilan dan
belas kasih.
✍️ Oleh: Darius Leka, S.H., M.H., Advokat & Aktivis
Kerasulan Awam Gereja Katolik
#wkri #kerasulanawam #perempuankatolik #harikartini
#gerejakatolik #cintakasih #gerejayanghidup #depokbersinar #wanitakatolik
#misisosialgereja #shdariusleka #reels #foryou #fyp #jangkauanluas @semuaorang

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Berbicara adalah hak asasi manusia dari setiap individu, tetapi gunakan hak itu sesuai dengan peraturan yang berlaku serta budaya lokal yang membangun. Salam kasih. Admin